Asam, Basa, dan Garam
a. Asam
Asam memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1. Rasanya masam
2. Bersifat korosif
3. Mengubah kertas lakmus biru menjadi merah
4. Bereaksi dengan logam
5. Ph <7
b. Basa
Basa memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1. Rasanya pahit
2. Terasa licin di kulit
3. Mengubah lakmus merah menjadi biru
4. Bersifat kaustik (merusak kulit)
5. pH > 7
c. Garam
garam terbentuk dari reaksi asam dengan basa. Contoh reaksi netralisasi adalah pengobatan sakit maag (asam lambing dinetralkan dengan obat maag yang merupakan zat basa).
Indikator Asam dan Basa
indikator asam dan basa adalah bahan atau alat yang dapat memberi warna berbeda saat di celupkan ke dalam suatu larutan. Indikator asam dan basa memiliki banyak macam seperti ; indikator alami, indikator buatan, pH-meter, dan indikator universal. Mari simak penjelasanya
1. Indikator Alami
indikator asam dan basa yang terbuat dari ekstrak tumbuhan seperti bunga, daun atau bagian tanaman lainya seperti ekstrak kubis merah, kunyit, kulit manggis(kulit manggis kan ada ekstraknya ㄟ( ̄▽ ̄ㄟ)),dll.
2. Indikator buatan
Indikator yang dibuat dari bahan kimia untuk keperluan pengujian suatu larutan. Contoh indikator buatan ialah kertas lakmus, bromitol biru, metil jingga,dll.
3. pH-meter
alat yang digunakan untuk mengetahui tingkat keasaman atau kebasaan suatu larutan. alat inu akurat dalam menentukan nilai pH suatu laurtan
4. Indikator Universal
alat yang digunakan untuk mengukur tingkat pH suatu larutan, berbeda dengan pH-meter indikator universal menggunakan kertas yang berupa sepaket warna. setiap warna sesuai dengan pH nya
Sekian dari blog hari ini, mayne this is not biology but chemistry but its ok lagi mau aja aku so bye bye ~~~~~
Asam memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1. Rasanya masam
2. Bersifat korosif
3. Mengubah kertas lakmus biru menjadi merah
4. Bereaksi dengan logam
5. Ph <7
b. Basa
Basa memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1. Rasanya pahit
2. Terasa licin di kulit
3. Mengubah lakmus merah menjadi biru
4. Bersifat kaustik (merusak kulit)
5. pH > 7
c. Garam
garam terbentuk dari reaksi asam dengan basa. Contoh reaksi netralisasi adalah pengobatan sakit maag (asam lambing dinetralkan dengan obat maag yang merupakan zat basa).
Indikator Asam dan Basa
indikator asam dan basa adalah bahan atau alat yang dapat memberi warna berbeda saat di celupkan ke dalam suatu larutan. Indikator asam dan basa memiliki banyak macam seperti ; indikator alami, indikator buatan, pH-meter, dan indikator universal. Mari simak penjelasanya
1. Indikator Alami
indikator asam dan basa yang terbuat dari ekstrak tumbuhan seperti bunga, daun atau bagian tanaman lainya seperti ekstrak kubis merah, kunyit, kulit manggis(kulit manggis kan ada ekstraknya ㄟ( ̄▽ ̄ㄟ)),dll.
2. Indikator buatan
Indikator yang dibuat dari bahan kimia untuk keperluan pengujian suatu larutan. Contoh indikator buatan ialah kertas lakmus, bromitol biru, metil jingga,dll.
3. pH-meter
alat yang digunakan untuk mengetahui tingkat keasaman atau kebasaan suatu larutan. alat inu akurat dalam menentukan nilai pH suatu laurtan
4. Indikator Universal
alat yang digunakan untuk mengukur tingkat pH suatu larutan, berbeda dengan pH-meter indikator universal menggunakan kertas yang berupa sepaket warna. setiap warna sesuai dengan pH nya
Sekian dari blog hari ini, mayne this is not biology but chemistry but its ok lagi mau aja aku so bye bye ~~~~~




Komentar
Posting Komentar